Kisah Mistis di Gedung DPRD DKI

Kisah Mistis di Gedung DPRD DKI
Kisah Mistis di Gedung DPRD DKI, Ada yang Ketuk-ketuk Pintu Hingga Kursi Jalan Sendiri

Gedung baru DPRD DKI yang berisi kantor fraksi dan pimpinan dewan itu punya kisah mistis. Makhluk halus ternyata kerap genatayangan dan usil terhadap pekerja disana.

Beberapa tenaga ahli di fraksi Gerindra kerap mengalami itu. Gangguan sering datang diruang tenaga ahli.

“Biasanya kalau sudah malam dan sendirian baru muncul keusilannya,” ujar salah satu tenaga ahli difraksi Gerinda.

Biasanya keusilan makhluk halus dimulai dengan menggedor-gedor dinding. Berikutnya meningkat jadi menggerakan bangku. Bahkan pernah ada tenaga ahli sampai dilempar bangku. Bangku mendadak terangkat lalu terlempar ke tenaga ahli yang sedang mengerjakan sesuatu di komputer.

Rizky, salah satu wartawan yang bertugas meliput dilingkungan balaikota dan DPRD DKI juga pernah mengalami hal serupa. Ketika itu dia sedang meminjam komputer diruang tenaga ahli dilantai 2 gedung baru DPRD DKI.

“Mau ngetik berita saya.” Ujar Rizky.

“Pertamanya ya itu, tembok seperti diketuk-ketuk. Masih saya cuekin,” ujar Rizky.
Gangguan hilang tapi muncul lagi. Berikutnya giliran kaca diketuk-ketuk. Rizky mulai geleng-geleng tapi memilih terus mengetik sambil khawatir.

“Terakhir saya lihat kursi jalan. Lantai datar begitu kursi bisa jalan sendiri kan ngeri. Saya langsung lari kebawah. Tas dan sepatu saya tinggalkan,”kata Rizky.

Dia kemudian minta tolong ke Pamdal dibawah untuk mengantarnya ke lantai 2.

Kejadian seperti itu sudah berulang dan menimpa pekerja digedung DPRD DKI. Sering ada penampakan anak-anak kecil. Bahkan, istrinya yang pernah diajak malam-malam, untuk melihat pengumuman penerimaan murid baru sistem online dari komputer diruang Fraksi PDIP ini pun pernah melihat penampakan sosok anak-anak itu.
“Waktu itu sampai kaget, tiba-tiba istri saya lari keluar ruangan. Waktu saya tanya, sambil terbata-bata dia menceritakan apa yang dilihatnya. Sejak itulah, istri saya tidak mau lagi saya ajak kesini ke kantor (DPRD) pada saat malam hari,” ujarnya. karena di balik tembok ruang pimpinan DPRD, ada sebuah sumur yang tidak dipergunakan.

BACA JUGA: Kisah Mistis Gedung Bekas Kantor Kawedanan Karangpandan Karanganyar