GILLAA!!! Ini Penampakan Kos-Kosan Sempit 2×1 Meter di Johar Baru Jakarta

GILLAA!!! Ini Penampakan Kos-Kosan Sempit 2×1 Meter di Johar Baru Jakarta – Apa yang anda pikirkan jika mendengar berita begini? membahas seputar berita yang tidak logis untuk di tempati oleh anak anak remaja yang inigin berminat untuk kost di tempat itu.  pepatah bilang, semegah apapun kamar tidurmu sekarang nanti kalau sudah mati akan tetep tidur di liang sempit kuburan.
Kos-kosan Kotak 2x1 Akhirnya Ditutup“Semua perizinan terkait cipta karya ini tidak ada izin. Dari cipta Karya segera bikin surat teguran kepada pemilik karena ini tidak layak dan dalam 1-2 hari ini agar ditutup. Kalau tidak ini nanti di-police line, imbu Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi.

Irwandi juga menambahkan izin rumah kos-kosan ‘box’ a la apartemen mini Hongkong ini tak ditemukan di perizinan terpadu satu pintu (PTPS) DKI Jakarta. Selain itu, ukurannya yang cuma 2×1 meter dinilai tak layak untuk menjadi rumah kos seperti pada umumnya.
Ini katanya kos-kosan katanya ala model Taiwan. Tapi Taiwan juga nggak begini. Ini kos-kosan tidak manusiawi. Di PTSP tidak ada izin pembangunan cipta karya, dan kita juga koordinasikan dengan pak lurah juga, camat, pak rw, karena tidak layak akan segera kita tutup imbuh Irwandi bersungut-sungut.

Rumah kos-kosan ini viral dalam beberapa hari terakhir lantaran ukurannya yang sangat mini, mirip apartemen mini yang ada di Hong Kong. Dengan ukuran kamar sekitar 1×2 meter, rumah kos-kosan ini dibanderol Rp 300-400 ribu per bulan.

Dianggap Tak Manusiawi, Kos-kosan Kotak 2x1 di Johar Baru Ditutup

Rumah kos-kosan ini sendiri sudah berdiri sekitar lima tahun. Ketua RW 04 Rawa Selatan, Johar Baru, Afrinal mengaku sudah beberapa kali memanggil pemilik kos-kosan. Ini namun belum ada tindak lanjut hingga akhirnya ramai dibahas di dunia maya. Namun tak semua netijon menyetujui cara Wakil Wali Kota yang menutup tempat usaha kos-kosan mirip kuburan itu, sebagian besar membela pemilik kost, begini komentar mereka;


apa bedanya sleep box di bandara…ini kan cara orang kecil bertahan di jakarta. Sepanjang memenuhi kesehatan.